Mulai 1 Juli 2016, Australia mulai menerapkan perubahan cara penilaian terhadap pengurusan visa pelajar dan juga visa wali pelajar. Perubahan yang dinamakan Simplified Student Visa Framework (SSVF) ini akan menggantikan Streamlined Visa Processing (SVP). Perbedaan utama adalah bahwa subclasses SSVF dikurangi dari total delapan (8) menjadi dua (2) yaitu Subclass 500 (Visa Pelajar) dan Subclass 590 (Visa Wali Pelajar).

Beberapa perubahan dalam proses mendapatkan visa belajar bagi pelajar internasional dijelaskan sebagai berikut:                                       .

  • Hanya akan ada 1 tipe visa pelajar di Australia, yaitu visa subclass 500 untuk apapun bidang pelajaaran kamu dan dimanapun sekolah kamu.
  • Semua pelajar internasional diharuskan untuk mengajukan aplikasi visa studi Australia secara online.
  • Peraturan untuk keperluan bukti kemampuan berbahasa Inggris dan bukti kemampuan finansial bisa saja berbeda untuk pelajar dari beberapa negara ataupun untuk beberapa universitas. Ini tergantung dari resiko imigrasi pelajar tersebut. Untuk Indonesia, setiap pelajar internasional diharuskan menunjukkan mereka memiliki penghasilan tahunan sedikitnya 60 ribu dolar AUD (sekitar Rp 600 juta). Bagi pelajar yang juga membawa anggota keluarga, penghasilan tahunan harus sekurangnya 70 ribu dolar AUD (sekitar Rp 700 juta).Penghasilan ini harus berasal dari penghasilan dari pelajar tersebut atau dari orang tua mereka. Bila kedua orang tua bekerja, maka gabungan penghasilan kedua orang tua bisa dijadikan syarat. Penghasilan ini digunakan untuk menentukan apakah mereka akan mampu membiayai pendidikan selama berada di Australia.

Asuransi Pendidikan

  • Sebagai siswa internasional Anda diminta untuk memiliki asuransi yang disebut Student Health Cover Overseas (OSHC) selama masa visa pelajar di Australia. OSHC akan membantu Anda membayar untuk perawatan medis dan rumah sakit yang mungkin Anda butuhkan selama belajar di Australia.
  • Anda harus membayar premi asuransi untuk menjamin masa tinggal Anda di Australia sebagai siswa resmi. Jika pasangan Anda dan / atau anak-anak menemani Anda ke Australia Anda akan harus membayar premi asuransi keluarga.                             .

Kelengkapan Dokumen

Secara umum, mahasiswa internasional dari Indonesia akan membutuhkan dokumen dibawah ini untuk melamar visa belajar di Australia

Dokumen Siswa

  • Paspor
  • ASLI Akta Kelahiran
  • ASLI KTP
  • ASLI Kartu Keluarga
  • ASLI Ijazah (SMA/sederajat sampai pendidikan terakhir)
  • Surat Nikah (Jika sudah menikah)
  • Foto 3×4 dan 4×6 latar putih
  • Curriculum Vitae
  • Surat Keterangan Kerja

Dokumen Sponsor

Sponsor adalah orang yang memberikan dukungan keuangan selama siswa sekolah di Australia. Wajib menunjukkan kepemilikan dana dan harus ada hubungan darah.Jumlah tabungan yang harus dimiliki harus mencukupi untuk seluruh kebutuhan hidup selama masa studi, berkisar 300 untuk diploma sampai sekitar 700 juta.

  • KTP & Passport
  • Bukti Hubungan Darah (Kartu Keluarga, Akta atau surat keterangan dari instansi terkait jika hubungan keluarga jauh)
  • Status Pekerjaan Sponsor
  • Apabila Sponsor Statusnya Karyawan, harus ada surat referensi dari tempat bekerja (nama perusahaan, kontrak detail perusahaan, jabatan terakhir, mulai dan lamanya bekerja, dan kontak detail pemberi surat referensi kerja).
  • Apabila Sponsornya Statusnya owner, membutuhkan SIUP dan TDP (Surat keterangan dari notaris apabila modal awal SIUP kecil)

Dokumen Keuangan:

  • Surat Pernyataan Sponsor
  • Apabila Sponsor Statusnya Karyawan (Referensi Bank; Bukti Financial (Deposito / Tabungan / Rekening Koran); Bukti sumber dana yang sah (Apabila ada transaksi dalam jumlah besar secara mendadak); Slip gaji 3 bulan terakhir; Bukti kepemilikan asset (Bila ada)
  • Apabila Sponsor Statusnya Pemilik Usaha (Referensi Bank; Bukti Financial (Deposito / Tabungan / Rekening Koran); Bukti sumber dana yang sah (Apabila ada transaksi dalam jumlah besar secara mendadak); Bukti kepemilikan asset (Bila ada)